Singapura Perketat Pengawasan, Tiga Keju Prancis Ditarik dari Peredaran”

Singapura Perketat Pengawasan, Tiga Keju Prancis Ditarik dari Peredaran”

belikaca.id – Badan Pangan Singapura (SFA) memutuskan menarik tiga produk keju impor dari Prancis setelah menerima laporan kasus listeriosis yang berujung kematian di Eropa. Keputusan ini mengikuti langkah otoritas Prancis yang lebih dulu menarik produk dari produsen Chavegrand. Tiga produk yang ditarik adalah Vieux Porche Buchette, Vieux Porche Camembert De Caractere, serta Royal Faucon Camembert De Caractere.

Penarikan dilakukan untuk batch tertentu. Vieux Porche Buchette ditarik dengan tanggal kedaluwarsa hingga 20 Agustus 2025. Varian Vieux Porche Camembert berlaku hingga 30 Agustus 2025, sementara Royal Faucon Camembert memiliki batas 17 Agustus 2025. Tindakan ini dinilai perlu karena produk berisiko mengandung bakteri berbahaya.

Bahaya Listeria bagi Kesehatan

Listeria monocytogenes dapat menyebabkan keracunan makanan dengan gejala demam, nyeri otot, mual, dan diare. Kelompok paling rentan adalah ibu hamil, bayi, orang lanjut usia, serta penderita dengan imunitas lemah. Infeksi ini bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

SFA mengimbau konsumen yang sudah membeli produk tersebut untuk tidak mengonsumsinya. Masyarakat diminta segera berkonsultasi ke tenaga kesehatan apabila muncul keluhan. Selain itu, SFA mengingatkan bahwa keju lunak yang difermentasi dengan jamur memiliki risiko lebih tinggi terkontaminasi listeria.

Tindakan di Prancis dan Penutupan Pabrik

Prancis lebih dulu mengambil langkah tegas setelah sejumlah pasien positif listeriosis dilaporkan. Pemerintah mengaitkan kasus itu dengan keju produksi Chavegrand. Produsen tersebut diketahui memasok berbagai supermarket besar dan produknya telah dipasarkan lintas negara.

Menanggapi kondisi ini, pihak Chavegrand menutup salah satu lini produksinya yang diduga menjadi sumber kontaminasi. Penutupan dilakukan sebagai upaya menekan penyebaran risiko serta memenuhi kewajiban keamanan pangan.

Pentingnya Kewaspadaan Konsumen

Kasus ini menegaskan betapa pentingnya regulasi pangan yang ketat dalam perdagangan internasional. SFA menekankan perlunya peningkatan pengawasan terhadap produk impor, terutama yang melalui proses fermentasi alami.

Konsumen juga diingatkan agar lebih cermat dalam memilih produk dairy, terutama keju lunak yang belum dipasteurisasi. Edukasi tentang keamanan pangan menjadi langkah strategis untuk mencegah insiden kesehatan di masa depan.

nita mantan steamer