Kaca KA Jayakarta Premium Pecah Dilempar Batu, KAI Daop 7 Madiun Amankan Empat Anak
KAI Daop 7 Madiun Menindak Aksi Pelemparan Batu yang Memecahkan Kaca KA Jayakarta Premium

KAI Daop 7 Madiun mengamankan empat anak setelah insiden pelemparan di Nganjuk
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menindak tegas aksi vandalisme berupa pelemparan batu terhadap Kereta Api Jayakarta Premium relasi Surabaya Gubeng–Pasar Senen. Insiden tersebut terjadi di petak jalan Bagor–Saradan, Kabupaten Nganjuk, dan menyebabkan kaca rangkaian kereta pecah pada Senin, 26 Januari 2026.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa tim pengamanan langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari Pusat Pengendalian Operasi. Petugas melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan berhasil mengamankan empat anak di area KM 120+7 petak Bagor–Nganjuk. Dari hasil pemeriksaan awal, dua anak mengakui telah melempar batu ke arah kereta yang sedang melintas.
KAI mencatat kerusakan kaca pada rangkaian Jayakarta Premium
Berdasarkan laporan petugas lapangan, aksi pelemparan tersebut mengakibatkan kaca pecah pada rangkaian Kereta Premium 6 dengan nomor sarana K301733 TD di posisi 16Ab–17Ab. Meski mengalami kerusakan, perjalanan kereta tetap dilanjutkan dengan pengamanan tambahan guna memastikan keselamatan penumpang dan awak kereta.
Tohari menegaskan bahwa KAI selalu mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api. Oleh karena itu, setiap gangguan keamanan di jalur perkeretaapian langsung ditangani sesuai prosedur yang berlaku.
KAI Daop 7 Madiun menyerahkan penanganan kepada kepolisian melalui mediasi
Setelah diamankan, keempat anak tersebut dibawa ke Stasiun Nganjuk untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Selanjutnya, KAI Daop 7 Madiun menyerahkan mereka ke Polsek Nganjuk Kota dengan pendampingan orang tua masing-masing. Hasil koordinasi dengan pihak kepolisian menyepakati penyelesaian melalui proses mediasi.
Dalam kesepakatan tersebut, orang tua para pelaku diwajibkan mengganti biaya kerusakan kaca kereta. Langkah ini diambil sebagai bentuk pembelajaran dan upaya memberikan efek jera agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
KAI Daop 7 Madiun memperkuat pencegahan melalui edukasi keselamatan
Sebagai langkah pencegahan, KAI Daop 7 Madiun merencanakan kegiatan sosialisasi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api di sekolah para pelaku pada pekan berikutnya. Edukasi ini bertujuan menanamkan pemahaman sejak dini mengenai bahaya serta konsekuensi hukum dari tindakan pelemparan terhadap kereta api.
KAI Daop 7 Madiun juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan tidak beraktivitas di sekitar jalur rel serta segera melaporkan potensi gangguan keamanan kepada petugas.
