Penyerangan Bus Suporter Persebaya di Tol Japek, Satu Kendaraan Pecah Kaca
Penyerang Melempari Bus Suporter Persebaya Surabaya di Tol Jakarta-Cikampek dan Memecahkan Kaca Kendaraan

Polisi Mengamankan Rombongan Suporter Setelah Penyerangan Terjadi di Ruas Tol Jakarta-Cikampek
Insiden penyerangan terhadap rombongan bus suporter Persebaya Surabaya terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek pada Minggu, 12 April 2026. Peristiwa ini berlangsung saat rombongan melintas di dua titik berbeda, yaitu KM 13 dan KM 51, ketika sekelompok orang melemparkan benda keras ke arah kendaraan yang melaju.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku penyerangan diduga berjumlah sekitar 10 hingga 20 orang. Mereka bergerak secara sembunyi-sembunyi dari area semak-semak di sisi jalan tol dan kemudian melempari bus yang sedang melintas. Aksi tersebut langsung membuat situasi di jalan tol sempat mencekam meskipun berlangsung singkat.
Akibat lemparan tersebut, satu unit bus rombongan mengalami kerusakan pada bagian kaca. Pecahan kaca berserakan di dalam kendaraan, namun seluruh penumpang tetap berada dalam kondisi aman. Aparat memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian dari PJR Tol Cikampek langsung bergerak melakukan pengamanan terhadap rombongan suporter. Polisi kemudian mengawal perjalanan rombongan secara estafet, termasuk koordinasi dengan petugas di jalur Tol Cipali hingga kendaraan keluar dari wilayah Jawa Barat. Langkah pengawalan ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan lanjutan di perjalanan.
Petugas kepolisian juga menyatakan bahwa kondisi rombongan tetap terkendali selama proses pengawalan berlangsung. Selain itu, aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku yang diduga berasal dari kelompok pendukung sepak bola tertentu di wilayah Jawa Barat. Hingga kini, polisi terus mengumpulkan bukti dan keterangan di lapangan untuk mengungkap motif di balik penyerangan tersebut.
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya pengamanan perjalanan rombongan suporter dalam kompetisi sepak bola nasional, terutama saat melintasi jalur antarwilayah yang rawan gesekan.
